Kadis PUPR Bengkalis Bantah Postingan Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat di Instagram

DERAKPOST.COM – Pernyataan dilontar oleh Syahrul Aidi Maazat Anggota Komisi V DPR RI sangat disayangkan. Karena dia
sebagai legislator dari Riau, terlihat tidak punya upaya perjuangkan Infrastruktur di Riau.

Pasalnya usai rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian PUPR, pihaknya itu  membuat postingan dengan caption tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Di dalam foto tangkapan layar ada diposting diakun Instagram miliknya, memperlihat gambar dirinya tengah mengikuti rapat tersebut.

Pada bagian caption diisi dengan kalimat “Kementerian PU : Tidak ada PSN Untuk pembangunan Jembatan Bengkalis. APBN tidak akan kuat, investor itu mungkin tidak yang mau karena traficnya sangat sedikit”

Tentunya pernyataan tersebut mendapat respon dari warganet. Sebagian besar itu ada komentar menyayangkan pernyataan  anggota DPR RI ini karena di nilai pesimis serta tidak mau perjuangkan insfrastuktur daerah Riau.

Terkait postingan Syahrul Aidi Maazat itu, dikonfirmasi kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis Ardiansyah ST MT saat dikonfirmasi informasi yang disebar legislator Riau itu. Ia mengatakan bahwa
pihaknya mengikuti dan mengamati rapat antara Kementerian PU dengan Komisi V tersebut melalui live streaming.

Ardiansyah mengatakan pihaknya melihat rapat kerja Kementerian PU dan DPR RI ini dengan tujuanya mendengar singkronisasi program dan agenda pemerintahan yang baru ini terkait kebijakan pembangunan.

“Kami sedikitpun tidak mendengar ada pembahasan khusus atau itu pertanyaan beliau terkait PSN apalagi halnya terkait Jembatan Bengkalis – Sungai Pakning,” ungkapnya.

Menurut Ardiansyah, yang ada itu hanya pertanyaan terkait apa kebijakan strategis yang akan dilakukan. Namun ini tidak ada secara spesifik yang membahas tentang pembangunan Jembatan Bengkalis.

Untuk diketahui bahwa Syahrul Aidi Maazat memang anggota DPR RI dari Wilayah Provinsi Riau. Namun bukanlah berasal dari Dapil Riau 1 yang membawahi wilayah Kabupaten Bengkalis.

Syahrul Aidi Maazat terpilih dari Dapil Riau 2 meliputi Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir,  Kampar, Kuantan Singingi dan Pelalawan, sehingga mungkin dia tidak memahami atau mengikuti tahapan proses yang sudah dilakukan.

Ardiansyah mengatakan, program merangkai pulau ini juga secara nomenklatur sudah termuat cantolan di RPJMN. Namun memang belum spesifik mengatakan jembatan Bengkalis.

“Ini murni program dan harapan masyarakat jangan dijadikan penggiringan sebagai kepentingan komoditas politik, ” terang nya.

Menurut Ardiansyah, masyarakat bisa mendengarkan langsung di chanel YouTube Komisi V DPR RI terkait pembahasan rapat kerja kemarin. Dalam Raker tersebut, tidak ada pembahasan terkait PSN dan jembatan Bengkalis,

“Masyarakat bisa lihat sendiri, agar tidak termakan isu yang tidak punya dasar, ” tandasnya.

Perjuangan mewujudkan pembangunan jembatan Pulau Bengkalis – Daratan Sumatera sebenarnya sudah tinggal selangkah lagi untuk masuk dalam PSN. Pemerintah Bengkalis menargetkan pembangunan jembatan ini masuk dalam PSN program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang baru dilantik.

Dikutip dari Riauberdaulat.com. Ardiansyah mengatakan, pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama dengan pemerintah Provinsi Riau sudah melakukan rapat agar usulan PSN pembangunan jembatan ini bisa terealisasi.

Bahkan Pj Gubernur Riau Rahman Hadi bersama dengan Pjs Bupati Bengkalis Akhmad Sudirman Tavipiyono beberapa waktu lalu sudah menggelar rapat lanjutan terkait MOU  pembangunan jembatan ini yang sebelumnya sudah di sepakati oleh Pj Gubernur sebelumnya Edi Natar dengan Bupati Bengkalis Kasmarni di mana MOU dimaksud ditanda tangani pada tanggal 13 Desember 2023.

Jembatan ini sudah lama kita usulkan dari Kabupaten Bengkalis, barulah ditanda tangani Mounya di saat Pak Edy Natar menjadi Gubernur dan dilanjutkan oleh semasa Pak SF Haryanto menjadi Pj Gubernur.

“Pembangunan jembatan penghubung antara daratan sumatera dan Pulau Bengkalis ini sudah singkron dengan Perda RTRW, mulai dari Fasibility Study (FS), Detail Engenering Desain (DED). Bahkan RPJMD hingga RPJMN sudah singkron,” terang Ardiansyah.

Dari semua data yang ada hanya tinggal memperkuat sistem pembiayaan dan pengembalian investasi untuk bisa mengeluarkan rekomendasi dari Kementerian PUPR.

“Untuk itu, mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis dimanapun berada agar dilancarkan semua urusan, sehingga percepatan pembangunan jembatan ini dapat terlaksana sesuai harapan masyarakat,” imbuhnya.

Seperti diketahui untuk pengusulan PSN Jembatan Bengkalis ini tinggal selangkah lagi,  masuk ke dalam daftar PSN. Rencana pembangunan jembatan sepanjang 7 kilometer (Km) itu merupakan gerak cepat dan komitmen Pemprov Riau dalam pemerataan pembangunan di daerah.

Pj Gubernur Riau (Gubri), Rahman Hadi sebelumnya mengatakan, jika saat ini rencana pembangunan Jembatan Bengkalis-Bukit Batu diusulkan menjadi PSN masih berlangsung. Namun masih ada syarat yang kurang, sehingga belum ke dalam daftar PSN dari pemerintah pusat. (Dairul)

BengkalisDPRjembatanPUPR
Comments (0)
Add Comment