DERAKPOST.COM – Spanduk pasangan calon kepala daerah (cakada) Bengkalis, Syahrial – Andika (SANDI), baru dipasang di Kecamatan Bengkalis, Kamis (7/11/2024), namun itu tiba-tiba sudah diganti pada hari berikutnya, Jumat (8/11/2024).
Billboard itu, kini menampilkan pasangan calon nomor urut 01, Kasmarni – Bagus Santoso, beserta calon gubernur dan wakil gubernur Riau, Abdul Wahid dan SF Hariyanto, dengan latar belakang berwarna merah serta disertai gambar anggota DPR RI dari Dapil Riau 1, Dewi Juliani.
Pergantian mendadak ini mengejutkan Muslim Hadi, selaku tim pemenangan Syahrial-Andika. Menurut Muslim, tindakan ini sangat disayangkan dan menimbulkan kebingungan karena billboard difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pasangan SANDI baru dipasang satu hari sebelum diganti.
Muslim menduga, KPU tidak bersikap netral dalam situasi ini, dan merasa tim Syahrial-Andika dirugikan. Dia mengaku mendapat penjelasan dari pihak tertentu bahwa billboard tersebut sebelumnya telah disewa oleh tim paslon 01. Namun dalam hal ini Muslim menilai hal itu tidak adil dan menegaskan KPU seharusnya konsisten dalam menegakkan aturan kampanye.
“Sepertinya, tampak dari KPU Bengkalis mempermainkan halnya pasangan SANDI. Billboard baru dipasang satu hari. Namun, langsung diganti, tanpa ada pemberitahuan lebih lanjut kepada kami. Sehingga hal itu, tentu sangat merugikan,” ungkap Muslim dengan nada kecewa.
Dia juga menyatakan, bahwa tindakan ini bisa memicu ketidakpuasan dan konflik di tingkat akar rumput, terutama di kalangan simpatisan dan relawan daripada Paslon Syahrial-Andika. Karena itu, sebut Muslim, mendesak KPU Bengkalis ini bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Terkait hal kejadian pergantian mendadak Billboard Spanduk Paslon Syahrial-Andika tersebut yang baru dipasang di Kecamatan Bengkalis, Kamis (7/11/2024), itu tiba-tiba sudah diganti pada hari berikutnya, Jumat (8/11/2024). Ketua KPU Bengkalis Agung Kurniawan mengaku belum mendapatkan kabar tersebut.
“Trimakasih atas informasinya. Namun hal itu, kami dari KPU Bengkalis belum dapat informasi tersebut pak. Sekali lagi, hingga kini kami belum ada mendapat informasi. Tapi, hal itu akan segera kami tindaklanjuti atas kejadian permasalahan demikian,” ujar Agung Kurniawan menjelaskan. (Dairul/Erman)