DERAKPOST.COM – Para pucuk suku di Lima Luhak se Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meminta kepada H. Suparman agar bersedia menjadi Ketua Lembaga Adad Melayu Riau (LAMR) Rohul. Hal itu disampai pada rapat persiapan Musda ke-VI Sabtu (17/9/2022) di salah satu hotel di Pasir Pengaraian.
Rencana Musda tersebut dilaksanakan, karena masa Kepengurusan pengurus LAMR yang lama yakni H. Zulyadaini sebagai Ketua sudah berakhir,sesuai dengan hal tersebut maka Musda ke-VI akan dilaksanakan pada tanggal 21 September 2022.
Hadir pada rapat persiapan tersebut pucuk suku Luhak Rambah, dari dua luhak lainnya, Sutan laut Api yang diwakili Sutan Mangamar (Murlan), H. Hasanudin Nst dan para anak Kemenakan lainnya.
“Kami menilai hanya Suparmanlah yang mampu untuk menjadi Ketua LAM Rohul,karena disamping sudah pernah jadi Bupati juga pernah sebagai Ketua DPRD Provinsi Riau,” ujarnya.
Menanggapi ini Suparman mengatakan sewaktu dirinya jadi Bupati Rohul, telah berencana mengangkat budaya adat istiadat daerah ini, namun Allah SWT berkata lain, sehingga tidak terlaksana. Namun saat ini beberapa luhak di Rohul mengajak dirinya untuk menjadi Ketua LAMR Rohul agar membangkitkan niat itu kembali.
“Saya belum terlalu terima permintaan para datuk adat itu, namun sebelum mendaftar sebagai calon saya akan mengkaji lebih dahulu tentang adad Istiadat yang sejak beberapa tahun terakhir ini sudah tidak dipedulikan lagi,” ujar Suparman.
Suparman menyebut, sebagaimana dulunya tatanan Adat Istiadat di Rohul sudah dipercaya dan dihormati. Yang diakui kebenarannya, akan tetapi saat sekarang sudah berkurang bahkan itu suddah banyak masyarakat yang tidak memakai tatanan adad untuk kehidupan sehari-hari.
Untuk itu mulai hari ini harus dituntut hak untuk mengembalikan adat Istiadat tersebut dalam artian dobangun dulu adat istiadat di lima luhak tersebut agar menjadi orang beradat kembali dengan mengkaji aturan yang sudah ada.
“Kalau yang saya sampaikan itu sama sama setuju saya bersedia jadi Ketua LAMR Rohul konsep kita pembinaan masalah adat harus dibiasakan. Oleh karena itu keberadaan kita disini adalah untuk membahas masalah tersebut dan mengetahui positif masalah ini,” ujar mantan Bupati Rohul. **Ina