Waduh…….Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Bocah Kelas VI SD Meninggal Dunia

0 522

 

JAWA TIMUR, Derakpost.oom- Sehari setelah mengikuti vaksin Covid-19, hari Senin (27/12/21). Diketahui, seorang bocah Sekolah Dasar (SD) Kelas VI, ini berinisial MBS (12) asal Jombang Jawa Timur, meninggal dunia.

Anak dari pasangan pasangan Kaswan (50) dan Miyatin (58), warga Kecamatan Jogoroto itu mengalami demam tinggi dan muntah-muntah setelah mengikuti vaksinasi.

Seperti katakan Kepala Desa Jogoroto, Sodirin, MBS mengikuti vaksinasi di Puskesmas Mojowarno. Pada awalnya, tidak ada keganjilan. Baru pada Senin malam, MBS mengalami demam tinggi serta muntah-muntah.

“Meninggalnya, hari Selasa (28/12/21) sekitar pukul 05.00 WIB di Puskesmas Mayangan, Jogoroto,” katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.

Takut terjadi sesuatu, murid kelas VI Sekolah Dasar (SD) itu kemudian dilarikan ke Puskesmas Mayangan pada pukul empat pagi.

Namun takdir berbicara lain, MBS justru menghembuskan napas terakhirnya di Puskesmas tersebut. Selanjutnya, jasad MBS dibawa ke rumah duka dan dikebumikan pada pukul delapan pagi.

“Jam empat dini hari dibawa ke Puskesmas, sejam kemudian meninggal,” kata Sodirin menegaskan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Haryo Purwono membenarkan meninggalnya MBS.

Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah meninggalnya bocah tersebut akibat suntikan vaksin.

Oleh sebab itu, Dinkes Jombang mengumpulkan bukti untuk memastikan penyebab kematian warga Kecamatan Jogoroto itu.

Bukti yang dikumpulkan itu salah satunya riwayat penyakit. Dengan begitu bisa diketahui arahnya ke KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) atau sebab lain.

Secara kronologi, Haryo menceritakan, MBS seharusnya mengikuti vaksinasi anak secara kolektif di SDN Gedangan Mojowarno pada Kamis (23/12/21). Hal itu tidak bisa dilakukan.

Pasalnya, MBS baru saja khitan satu minggu sebelumnya. “MBS kemudian mengikuti vaksinasi susulan yang di Puskesmas Mojowarno, pada Senin (27/12/21),” kata Haryo.

Vaksin jenis apa yang dipakai ? Haryo mengungkapkan, MBS disuntik vaksin jenis Pfizer. Katanya, sebelum dilakukan penyuntikan, maka petugas kesehatan Puskesmas Mojowarno terlebih dulu melakukan skrining. Hasilnya, MBS pun layak mengikuti vaksinasi.

Haryo juga membenarkan bahwa MBS mengalami demam tinggi yang disertai muntah-muntah pada malam harinya. Bahkan pukul tiga dini hari murid SD ini masih muntah.

Oleh keluarganya kemudian dibawa ke Puskesmas Mayangan. “Pukul lima pagi meninggal. Kami belum bisa pastikan apakah MBS meninggal akibat disuntik vaksin. Sekali lagi, kami mengumpulkan bukti-bukti,” katanya. **Rul

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.